Mayoritas dari kita telah memilih susu rendah lemak untuk menjaga tubuh tetap langsing. Ternyata, selain dapat menjaga tubuh tetap langsing, mengonsumsi susu rendah lemak maupun yogurt dalam jumlah yang tinggi mempunyai manfaat bagi kesehatan mental. Masalah kesehatan sudah menjadi hal yang cukup serius di beberapa negara berkembang. Setidaknya orang dewasa pernah merasakan depresi yang dapat berbeda pada setiap orang, berupa kesedihan,  keputusasaan, merasa bersalah, tersakiti, kecapekan, masalah tidur, dan sebagainya.

Penelitian tersebut melibatkan 1159 orang Jepang yang berumur 19-83 tahun. Studi tersebut menunjukan bahwa orang yang mengonsumsi susu rendah lemak dan yogurt dengan jumlah yang lebih tinggi, mempunyai gejala depresi yang lebih rendah dibanding orang yang mengonsumsi nya dalam jumlah yang sedikit atau orang yang mengonsumsi susu yang biasa. Keju, mentega, dan produk susu lainnya tidak termasuk dalam hal ini. Tim peneliti tersebut Para peneliti berhipotesis bahwa adanya asam lemak trans yang berhubungan dengan depresi dan diimbangi oleh asam amino pada susu, tryptophan.

Selain dari susu tersebut, hal ini juga dipengaruhi beberapa faktor lainnya, seperti umur, jenis kelamin, gaya hidup, dan status kesehatan dari partisipan tersebut.

Peneliti menyarankan untuk mengonsumsi lebih sering susu rendah lemak maupun yogurt dibanding produk susu lainnya, 1-4 kali seminggu, agar dapat menurunkan risiko depresi.

Sumber:

Cui, Y., Huang, C., Momma, H. et al. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol (2017). doi:10.1007/s00127-016-1333-1


Written by akg

Leave a Reply