Informasi Nilai Gizi, gimana sih cara membacanya?


Informasi nilai gizi atau
nutrition facts adalah label yang biasanya terdapat dalam kemasan makanan  dan terdiri dari informasi kandungan nutrisi dalam makanan tersebut. Informasi ini sangat penting untuk mengetahui nutrisi dari makanan yang akan Anda konsumsi.

Lalu, bagaimana cara membaca label informasi nilai gizi?

1. Jumlah sajian per kemasan

Jumlah sajian per kemasan menunjukkan jumlah porsi atau takaran saji per satu kemasan. Misalnya, dalam sebuah label informasi nilai gizi tertera “Jumlah sajian per kemasan : 2” maka, dalam satu bungkus atau dalam satu kemasan terdapat 2 porsi atau takaran saji yang dapat dibagi menjadi 2 sajian atau dapat dimakan dengan frekuensi sebanyak 2 kali dalam satu kemasan.  Jumlah sajian per kemasan dapat mempengaruhi jumlah kalori dan semua jumlah nutrisi suatu makan yang ada dalam satu kemasan. Maka, perhatikan ukuran porsi denga melihat jumlah sajian per kemasan dalam label informasi nilai gizi.

2. Kalori total per sajian

Kalori menunjukkan berapa energi yang didapatkan dari mengkonsumsi satu kemasan makanan. Misalnya, dalam satu kemasan makanan terdapat “Kalori total 300 dan Kalori dari lemak 110” maka jika Anda mengkonsumsi satu porsi makanan Anda akan memperoleh 300 kalori dimana 110 kalori berasal dari lemak.

Kalori harian biasanya merujuk angka kebutuhan kalori per hari atau sebesar 2.000 kalori.

Menurut FDA, pengelompokkan kadar kalori dalam kemasan adalah

Rendah, jika kadar kalori mendekati atau sekitar 40

Sedang, jika kadar kalori mendekati atau sekitar 100

Tinggi, jika kadar kalori mendekati atau sekitar 400

3. Angka Kecukupan Gizi (AKG)

%AKG (Angka Kecukupan Gizi) memberikan informasi jumlah nutrisi yang terpenuhi dari makanan tersebut terhadap kebutuhan sehari. Kebutuhan nutrisi sehari akan terpenuhi jika % AKG tersebut mencapai 100%. Contoh misalkan %AKG menunjukkan 10% maka kebutuhan nutrisi tersebut sudah terpenuhi 10% jika dikonsumsi sesua dengan takaran saji.

4. Kandungan nutrisi yang harus dibatasi

Beberapa nutrisi yang terkandung dalam makanan perlu dibatasi seperti; lemak, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, atau natrium. Jika dikonsumsi berlebih akan meningkatkan risiko penyakit kronis tertentu, seperti penyakit jantung, beberapa kanker, atau tekanan darah tinggi.

5. Kandungan nutrisi yang harus dipenuhi

Beberapa nutrisi seperti vitamin, protein, mineral, dan serat diperlukan untuk  dapat menjaga kesehatan tubuh dan membantu mengurangi beberapa resiko penyakit.

6. Catatan kaki

Catatan kaki berisi informasi kecukupan diet dan makronutrien lainnya berdasarkan Angka Kecukupan Gizi.

Sumber

Direktorat P2PTM. (2018). Bagaimana cara membaca Informasi Nilai Gizi ? – Direktorat P2PTM. [online] Available at: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/6/bagaimana-cara-membaca-informasi-nilai-gizi [Accessed 12 May 2019].

Fda.gov. (n.d.). How to Understand and Use the Nutrition Facts Label. [online] Available at: https://www.fda.gov/food/nutrition-education-resources-and-materials/how-understand-and-use-nutrition-facts-label [Accessed 12 May 2019].

Health.gov. (n.d.). A Healthier You – Tips for Using the Food Label. [online] Available at: https://health.gov/dietaryguidelines/dga2005/toolkit/Worksheets/foodlabel.htm [Accessed 12 May 2019].

Written by akg

Leave a Reply